Final Copa del Rey impian akhirnya terealisasi pada edisi 2024-2025.
Setelah Real Madrid yang lebih dulu melaju ke partai puncak, giliran Barcelona yang mengikuti jejaknya.
Duel leg kedua semifinal Copa del Rey di Riyadh Air Metropolitano, Rabu (2/4/2025) atau Kamis dini hari WIB, menjadi milik El Barca.
Barca resmi merebut tiket final usai meraih kemenangan 1-0 atas Atletico Madrid.
Gol tunggal dari Ferran Torres pada menit ke-27 sudah cukup untuk meloloskan timnya ke final.
Kemenangan tipis atas Atletico membuat Barca unggul agregat 5-4.
Lawan mereka di final Copa del Rey, Real Madrid, juga lolos dengan skor agregat serupa sehari sebelumnya.

El Real menjamu Real Sociedad di Santiago Bernabeu pada leg kedua semifinal.
Kelolosan armada milik Carlo Ancelotti harus menunggu hingga babak extra time.
Pasalnya, gol sundulan Antonio Ruediger di menit ke-115 memastikan laga berkesudahan 4-4.
Namun, Madrid berhak tampil ke partai puncak karena menang agregat 5-4 atas Sociedad.
Alhasil partai El Clasico di final Copa del Rey musim ini tak terelakkan.
Stadion La Cartuja de Sevilla akan menjadi saksi duel akbar Barcelona vs Real Madrid pada 26 April mendatang.
Bentrokan dua musuh bebuyutan di Liga Spanyol itu tergolong langka untuk kompetisi Piala Raja Spanyol tersebut.
Pasalnya, menurut catatan Transfermarkt, momen El Clasico di final Copa del Rey kali terakhir terjadi pada edisi 2013-2014.
Baca Juga: Barcelona Jaga Asa Raih Treble, Hansi Flick: Bermimpi Boleh, Lupa Fokus Jangan!
Itu artinya sudah 11 tahun berlalu pertemuan dua kekuatan besar Spanyol dan Eropa di final Piala Raja Spanyol.
Pada edisi tersebut Real Madrid berhasil keluar sebagai pemenang dengan membuat Lionel Messi cs gigit jari.
Dalam final yang dihelat di Stadion Mestalla pada 16 April 2014, El Real sukses menundukkan Barcelona dengan skor 2-1.
Momen ikonis dan tak terlupakan dari kemenangan tim ibukota Spanyol tersebut adalah gol kedua mereka yang dicetak oleh Gareth Bale di menit ke-85.
Bermula dari operan Fabio Coentrao di sisi kiri pertahanan sendiri, Bale segera berlari menggiring bola.
Saat bek Barca, Marc Bartra berusaha mencegat, Bale melakukan akselerasi dengan menendang bola dan segera berlari pinggir luar lapangan.
Eks winger Timnas Wales tersebut berlari bak kilat yang tak terkejar oleh Bartra hingga memasuki kotak penalti.
Dengan satu sentuhan via kaki kirinya, Bale mampu mengecoh Jose Manuel Pinto yang menjaga gawang Barcelona.
Bola lolos melalui sela-sela kaki Pinto dan merobek jala gawang Barca sehingga kedudukan berubah menjadi 2-1 bagi Madrid.
Sejatinya Madrid mampu unggul cepat di menit ke-10 melalui gol Angel Di Maria.
Akan tetapi, Barcelona mampu menyamakan skor 1-1 via tandukan Bartra di menit ke-68.
Hingga akhirnya gol solo run Gareth Bale mampu membalikkan kedudukan dan membuat Madrid menjadi juara Copa del Rey lewat kemenangan 2-1.
Di musim tersebut, selain menjuarai Copa del Rey, Madrid juga berhasil memenangkan gelar Liga Champions.
Mereka hanya gagal di Liga Spanyol setelah finis di peringkat ketiga.
Menariknya, Real Madrid juga diasuh oleh Carlo Ancelotti yang kini menjabat sebagai juru taktik.
Sementara itu, musim 2013-2014 menjadi salah satu musim yang buruk bagi Barcelona.
Lionel Messi dkk. hanya mampu memenangkan Piala Super Spanyol di bawah arahan Gerardo "Tata" Martino. Seperti yang dilansir dari
NAGA333.
0 Komentar